Apakah pendaftaran hackathon ini berbayar?
Tidak. Pendaftaran dan seluruh rangkaian kompetisi gratis. Kamu
cukup membentuk tim, mendaftar melalui platform CODEPOLITAN, dan
mengajukan ide. Satu-satunya biaya yang mungkin timbul adalah
perjalanan ke Jakarta bagi tim finalis, dan itu pun dibantu
subsidi transportasi Rp 500.000 per tim.
Apakah harus punya latar belakang keamanan siber atau militer
untuk ikut?
Tidak harus. Hackathon ini terbuka untuk siapa saja yang punya
kemampuan di bidang teknologi: developer, programmer, mahasiswa
IT, data engineer, atau bidang lainnya. Yang penting kamu punya
ide dan bisa membangun solusinya. Justru hackathon ini dirancang
agar talenta dari berbagai latar belakang bisa berkontribusi
untuk pertahanan siber Indonesia.
Apa itu Golden Ticket?
Golden Ticket adalah jalur rekomendasi eksklusif untuk mengikuti
Seleksi Bintara Siber TNI AD. Setiap anggota tim pemenang (Juara
1, 2, dan 3) mendapatkan Golden Ticket masing-masing. Jalur ini
hanya tersedia melalui Kartika Cyber Hackathon 2026 dan tidak
bisa didapatkan di tempat lain. Pemegang Golden Ticket tetap
harus mengikuti proses seleksi resmi, dan prosesnya
diselenggarakan di waktu tersendiri sehingga kamu punya waktu
untuk mempersiapkan diri.
Apakah solusi yang dibuat harus berupa perangkat keras?
Tidak. Kamu bisa membangun apa saja: aplikasi, dashboard, bot,
framework, API, sistem otomasi, atau jenis software lainnya.
Perangkat keras juga diperbolehkan, tapi sama sekali tidak
diwajibkan. Yang penting solusinya relevan dengan salah satu dari
empat kategori hackathon.
Berapa jumlah anggota tim?
Maksimal 3 orang per tim, dan minimal 2 orang jika kamu mendaftar
berkelompok. Setiap anggota tim wajib memiliki akun di
CODEPOLITAN. Pendaftaran dilakukan oleh ketua tim yang mewakili
seluruh anggota, atau olehmu sendiri jika mendaftar sebagai
individu.
Apa saja yang perlu di-submit?
Ada tiga hal yang perlu disiapkan saat submission: link karya atau
project yang bisa diakses, video presentasi, dan slide penjelasan
project. Pastikan semuanya sudah lengkap sebelum batas waktu
submission ditutup pada 15 November 2026.
Bagaimana format kompetisinya?
Kompetisi terdiri dari dua babak. Babak pertama adalah penyisihan
online selama kurang lebih 4 minggu, di mana kamu mengerjakan dan
submit karya dari mana saja. Dari seluruh submission, dewan juri
akan menyeleksi 10 tim terbaik. Babak kedua adalah final offline
di Hotel Aston Kartika, Jakarta pada 24 November 2026, di mana 10
tim finalis presentasi langsung di hadapan dewan juri bersamaan
dengan Kartika Cyber Conference.
Apa yang didapatkan semua peserta yang submit karya?
Semua peserta yang submit karya mendapatkan sertifikat digital
resmi dari PUSSIBERAD dan CODEPOLITAN, akses 2 webinar
pembekalan teknis gratis, akses lifetime 3 kelas online
CODEPOLITAN (Vibe Coding for Beginner, Membangun Personal Asisten
Menggunakan OpenClaw, dan White-hat Hacker Essentials). Selain
itu, karya kamu berpotensi diadopsi langsung oleh TNI AD.
Saya tinggal di luar Jakarta. Apakah bisa ikut babak final?
Bisa. Babak penyisihan sepenuhnya online, jadi kamu bisa ikut dari
mana saja di Indonesia. Jika tim kamu terpilih sebagai 10 finalis,
kamu akan diundang ke Jakarta untuk babak final. Panitia
menyediakan subsidi transportasi sebesar Rp 500.000 per tim yang
diberikan saat hadir di venue pada hari acara.
Apa saja empat kategori hackathon ini?
Ada empat kategori: Penindakan (solusi ofensif untuk pengujian
kerentanan), Penangkalan (teknologi deteksi dan respons ancaman
siber), Dukungan Teknologi (infrastruktur dan tooling pendukung
operasi siber), dan Siber Sosial (pemantauan disinformasi,
propaganda, dan analisis opini publik). Kamu bebas memilih
kategori yang paling sesuai dengan skill dan ide kamu.
Apakah karya pemenang akan digunakan oleh TNI AD?
Purwarupa terbaik dari hackathon ini berpeluang untuk diadopsi dan
dikembangkan lebih lanjut oleh TNI AD sebagai solusi operasional
pertahanan siber. Jadi karya kamu bukan sekadar project lomba,
tapi bisa benar-benar digunakan untuk menjaga keamanan siber
negara.
Apakah Golden Ticket berarti otomatis diterima jadi TNI AD?
Tidak. Golden Ticket adalah jalur rekomendasi, bukan rekrutmen
otomatis. Pemegang Golden Ticket tetap harus memenuhi persyaratan
yang berlaku dan mengikuti seluruh tahapan seleksi resmi Bintara
Siber TNI AD. Golden Ticket juga bersifat personal dan tidak dapat
dialihkan ke pihak lain.
Apakah peserta finalis wajib hadir di acara final?
Wajib. Babak final mengharuskan tim hadir, presentasi, dan demo
purwarupa langsung di hadapan dewan juri di Hotel Aston Kartika,
Jakarta. Selain kompetisi, kamu juga berkesempatan menyaksikan
keynote speaker, talkshow bersama praktisi industri, mengunjungi
booth pameran dari rekanan TNI AD, dan berkesempatan mendapatkan
doorprize.
Bisakah saya mendaftar sendiri tanpa tim?
Bisa. Kamu yang tidak memiliki anggota tim dan merasa mampu
menyelesaikan hackathon sendirian diperbolehkan mendaftar sebagai
individu.
Di mana saya mendaftar?
Pendaftaran dilakukan melalui platform CODEPOLITAN di
halaman hackathon.
Pastikan setiap anggota tim sudah memiliki akun di CODEPOLITAN,
lalu ketua tim (atau kamu sendiri jika mendaftar individu) bisa
langsung mendaftarkan tim dan mengajukan ide.